Apalah arti cemooh yang dihujamkan
bertubi-tubi kepada para koruptor, koar-koar anti-korupsi dan teriakan-teriakan
yang menuntut hadirnya pemimpin yang BERSIH dan berintegritas tinggi jika di
ujung jalan UANG menodai segalanya.
Janganlah kiranya saudara-saudaraku
menuntut pemimpin yang BERSIH jika hati dan pikiran kita sendiri masih
dibutakan uang, kekuasaan dan manipulasi. Apalah yang membedakan kita dengan
para koruptor jika "ujung-ujungnya duit"?
Mari saudara-saudaraku, kita mulai
melakukan gerakan perubahan yang dimulai dari diri sendiri, sehingga suatu saat
kita bisa menjamah lingkungan dan akhirnya negara kita bersama ini dengan
pengaruh-pengaruh yang baik dan takut akan Tuhan.
Mari BERMIMPI untuk Indonesia yang
BERSIH. Janganlah takut saudaraku, sebab tak ada yang mustahil bagi Tuhan yang
dapat menjawab segala doa dan pergumulan kita untuk mewujudkan INDONESIA yang
BEBAS MONEY POLITIK yang teramat sangat kita dambakan selama ini. Ajaklah para
generasi penerus untuk BERMIMPI, karena tak ada seorang pun di dunia yang dapat
merampas hak kita untuk bermimpi dan berharap.
Jika Anda diberikan 1 kesempatan
untuk mengubah negara ini -bahkan jika hanya bisa diwujudkan melalui satu
tusukan paku pada gambar pemimpin yang BERSIH- LAKUKANLAH. Kenanglah dan jangan
sia-siakan wahai saudara-saudaraku, segala perjuangan dan pengorbanan
pahlawan-pahlawan kita yang terdahulu, karena mereka tidak mengorbankan nyawa
untuk menangis pilu melihat Indonesia tercinta ini dijajah oleh pemimpin yang merampas
kemerdekaan bangsanya. Janganlah kiranya saudara-saudaraku, kita menyia-nyiakan
kemerdekaan yang merupakan anugerah ini, karena HAK PILIH, KEBEBASAN MEMILIH
dan DEMOKRASI akan sirna maknanya. Mari tepis segala kekelaman masa lalu yang
membuat diri kita apatis dan putus asa, karena HARAPAN ITU ADA ketika kita mau
mewujudkannya dengan BERSIH.
Tanyakan pada diri Anda, apakah
pilihan yang Anda buat merupakan 100% keputusan hati nurani Anda atau bukan.
Jika jawabannya >100% maka berjuanglah saat ini juga untuk membebaskan diri
anda dari kungkungan jajahan manipulasi.
Mari saudara-saudaraku, kita "bersihkan" diri kita
agar Pemilu 2014 ini boleh
senantiasa mencerminkan kohesi antara MIMPI dan TINDAKAN.
Tuhan memberkati kita semua, calon pemimpin kita kelak dan
Indonesia.
Amin
